Senin, 04 November 2013

Wacana yang Membedakan Pemanfaatan Bahasa Indonesia pada Tataran Ilmiah, Semi ilmiah dan Non ilmiah

  • Wacana pada tataran Ilmiah
Merupakan wacana yang memilki aturan baku dan sejumlah persyaratan khusus yang menyangkut metode dan penggunaan bahasa. Contoh makalah, laporan, skripsi, tesis, disertasi.

contohnya :
Obat Alami Berkhasiat

Khasiat Daun Jeruk Sitrun

Dewasa ini banyak orang mengeluhkan banyaknya obat kimia yang dampaknya sangat berbahaya jika digunakan dalam jangka waktu yang sangat lama. Padahal melihat kondisi kesehatan manusia sekarang ini sangatlah memprihatinkan dan perlu mendapat berbagai tindakan yang bijak. Banyaknya polusi terutama polusi udara membuat salah satu bentuk kesehatan manusia terancam misalnya gangguan tenggorokan.

Untuk mengatasi gangguan tenggorokan itu tak jarang orang menggunakan cara simpel atau cara kilat yakni membeli obat batuk atau obat tenggorokan di pasaran yang walaupun sudah direkomendasi keamanannya oleh pihak yang berwenang namun obat tersebut masih terbuat dari bahan kimia yang biasanya orang bisa langsung merasakan dampak positifnya. Namun di sisi lain daya tubuh menurun karena banyaknya penggunaan bahan kimia. Dari sinilah penulis mencoba mengambil inisiatif untuk menggunakan tumbuhan alami namun sangat berkhasiat untuk mengatasi hal itu, diantaranya dengan menggunakan dan memanfaatkan daun jeruk sitrun yang terkadang dilupakan orang.

Tidak banyak orang yang tahu kegunaan daun jeruk sitrun. Daun jeruk sitrun banyak dijumpai di daerah pedesaan yang sejuk karena tumbuhan ini biasanya mudah tumbuh di daerah dataran rendah ataupun dataran tinggi yang berhawa sejuk. Adapun penggunaan daun jeruk sitrun tidaklah sembarangan karena daun jeruk sitrun yang dikonsumi adalah daun jeruk sitrun yang masih muda. Sedangkan untuk yang tua tidaklah begitu banyak khasiatnya.

Cara pengolahannya adalah dengan cara merebus air terlebih dahulu sebelum mengambil beberapa daun jeruk sitrun muda yang masih segar kemudian setelah itu menyiapkan teko yang sudah diberi gula secukupnya dan diaduk sampai rata. Setelah rata daun jeruk sitrun hasil petikan tersebut dimasukkan ke dalam teko dan dibiarkan selama beberapa menit sampai air menghangat. Dalam kondisi hangat air minum daun jeruk sitrun siap dihidangkan.

Pemakaian dan pengkonsumsian minuman hangat daun jeruk sitrun tidaklah harus setiap hari. Cukup disajikan pada pagi hari dan menjelang tidur maka dalam jangka beberapa hari kemungkinan sakit tenggorokan dapat hilang. Dan jika sakit tenggorokan telah hilang, pengkonsumsian minuman daun jeruk sitrun bisa dihentikan atau hanya diminum di pagi hari. Untuk masalah efek samping relatif tidak ada selain bagi penderita diabetes gula dapat diganti dengan pemanis buatan yang tidak berbahaya bagi kesehatan.

Minuman alami berkhasiat ini dapat dijadikan obat alami alternatif jika menginginkan hidup sehat tanpa harus tergantung pada obat-obatan kimia. 

  •  Wacana pada tataran Semi Ilmiah
adalah sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan dan penulisannyapun tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering di masukkan karangan non-ilmiah. Maksud dari karangan non-ilmiah tersebut ialah karena jenis Semi Ilmiah memang masih banyak digunakan misal dalam komik, anekdot, dongeng, hikayat, novel, roman dan cerpen.
Karakteristiknya : berada diantara ilmiah.

Contohnya :
Kelaparan Menjadi Perhatian Serius

Indeks Kelaparan Dunia (GHI) tahun 2008 menunjukkan bahwa kelaparan masih merupakan perhatian serius di dunia dan terjadi perkembangan lambat dalam mengurangi keamanan pangan. Negara yang memiliki nilai GHI tertinggi kebanyakan berada di wilayah Sub-Saharan Africa dan Asia Selatan. Negara di daftar paling bawah meliputi Republik Demokrasi Kongo, Eritrea, Burundi, Republik Niger, dan Sierra Leone. Hal ini merupakan beberapa penemuan yang tertuang dalam “The Challenge of Hunger 2008: Global Hunger Index” yang dipublikasikan oleh Welthungerhilfe, International Food Policy Research Institute (IFPRI), dan Concern Worldwide. Klaus von Grebmer dan rekannya menyimpulkan bahwa pemecahan krisis pangan tersebut akan memerlukan beberapa inisiatif seperti bantuan pangan lebih bagi masyarakat miskin,
investasi lebih besar dalam bidang pertanian, dan batasan untuk menenangkan pasar pangan global.


  • Wacana pada tataran Non Ilmiah
adalah Satu ciri yang pasti ada dalam tulisan fiksi adalah isinya yang berupa kisah rekaan. Kisah rekaan itu dalam praktik penulisannya juga tidak boleh dibuat sembarangan, unsur-unsur seperti penokohan, plot, konflik, klimaks, setting dsb.

Contohnya :
Trend Pengguna Narkoba Semakin Muda

Trend penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba saat ini jangkauan permasalahannya semakin rumit dan meluas dengan berbagai fakta yang ditemukan di masyarakat di antaranya kecenderungan usia tingkat pemula penyalahguna narkoba yang semakin muda dan tingginya penyebaran virus HIV/AIDS oleh penyalahguna narkotika suntik. Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BNN Drs Made Mangkupastika didampingi oleh wakalakhar Drs Arifin Rachim dan Ketua Parsi Anwar Fuadi pada acara Hari Anti Narkoba Internasional (HANI).
Benar-benar terlindungi dari bahaya narkoba mengingat saat ini lebih dari tiga juta masyakat Indonesia menjadi pecandu. Dari jumlah tersebut 500 ribu di antaranya telah mengidap HIV/AIDS dri 800 pecandu suntik yang rentan terhadap penularan HIV/AIDS.
Saat ini, kata Mangkupastika, penyebaran disinyalir telah merambah sampai tingkat sekolah dasar. Kondisi ini sangat memprihatinkan bagi perkembangan generasi muda Indonesia, mengingat triliunan uang kita tersedot oleh bandar-bandar narkoba. Karena itu Badan Narkotika Nasional selalu berupaya mengkampanyekan agar generasi muda Indonesia nantinya mampu mengatakan Everybody No Drugs.
Menyadari kondisi di atas, kata kalakhar. Sangat penting bagi kita untuk berupaya menanggulangi keterlibatan generasi muda dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai suatu institusi pemerintah yang memiliki wewenang dan tanggung jawab dalam hal penanggulangan masalah narkoba, telah merumuskan berbagai kebijakan di berbagai pencegahan, penegakan hokum. Laboratorium terapi dan rehabilitasi maupun penelitian dan pengembangan informatika. Untuk dapat diaplikasikan oleh organisasi pada tingkat daerah, yaitu Badan Narkotika Propinsi (BNP) dan Badan Narkotika Kabupaten (BNK). Sementara itu Wakil Kepala Pelaksana Harian BNN Drs Arifin Rachim mengatakan, mengingat penyebaran narkoba sudah sampai kepada anak-anak sekolah, sangat tepat kiranya Pada Peringatan Hari Tanpa Narkoba Internasional mengambil tema Children and Drugs…Drugs are not Childs play. Yang mengandung arti “ Narkoba Bukan Mainan Anak-anak”. Tema ini diambil karena anak-anak merupakan eleman masyarakat yang paling rentan terhadap bahayanya narkobayang destruktif. Mengingat sifat anak-anak yang cenderung meniru apa yang diperbuat publik figure. Dalam peringatan HANI 2006 para publik figure diajak serta untuk mengkampanyekan hidup tanpa narkoba, terutama kalangan artis yang disinyalir banyak menggunakan narkoba. Sebenarnya bahaya narkoba dapat menyerang semua kalangan, termasuk anak-anak masih dalam kategori yang harus mendapat perlindungan. Sehingga tanggung jawab perlindungan terhadap mereka menjadi tugas seluruh lapisan masyarakat mulai dari keluarga sampai pemerintah.
Masyarakat harus ikut bertanggung jawab untuk menyejahterakan anak-anak, karena itu sasaran kampanye narkoba terdiri dari orang tua, anggota keluarga, kerabat, kawan, tetangga,guru, pekerja sosial, dan berbagai elemen masyarakat untuk mengawasi dan berbuat sesuatu demi kepentingan anak-anak dengan cara menjauhkan anak-anak dari bahaya narkoba, sebab anak-anak inilah cikal bakal penerus kelangsungan suatu bangsa.

 

Kamis, 24 Oktober 2013

PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DENGAN BAIK DAN BENAR

1.  Contoh penggunaan bahasa indonesia secara baik dan benar
 Kalimat yang benar adalah kalimat yang sesuai dengan aturan atau kaidah yang berlaku, baik yang berkaitan dengan kaidah tata bunyi (fonologi), tata bahasa, kosakata, maupun ejaan.

Kalimat yang baik adalah kalimat yang efektif, yaitu kalimat yang dapat menyampaikan pesan/informasi secara tepat.

Perhatikan kedua contoh kalimat berikut ini :
A. Dia mencarikan pekerjaan buat saya (kalimat yang baik tapi tidak benar).
B. Tikus itu telah wafat karena kelaparan (kalimat yang benar tapi tidak baik).
Seharusnya :
A. Dia mencarikan saya pekerjaan (kalimat yang baik dan benar).
B. Meninggalnya Tikus dikarenakan kelaparan (kalimat yang baik dan benar).

Penjelasan :
A. Kata kerja mencarikan tergolong kata kerja benefaktif, dalam arti, pekerjaan tersebut dilakukan untuk orang lain. Oleh karena itu, kata kerja tersebut harus diikuti oleh objek yang berupa orang sehingga susunan yang benar untuk kalimat. Walaupun tidak memenuhi syarat sebagai kalimat yang benar, kalimat dapat dikatakan sebagai kalimat yang baik karena dapat menyampaikan pesan/informasi.

B. Tergolong kalimat yang benar karena telah memenuhi kaidah tata bahasa (ada subjek, predikat, dan keterangan), tetapi tidak dapat menyampaikan pesan secara efektif. Orang akan bertanya-tanya, mengapa untuk tikus digunakan kata wafat.

2. Contoh fungsi bahasa sebagai alat komunikasi :
Fungsi bahasa sebagai alat komunikasi atau bahasa komunikatif mempunyai makna bahasanya sangat mudah dipahami (dimengerti) sehingga pesan yang disampaikannya dapat diterima dengan baik. (Kamus Besar Bahasa Indonesia).
Untuk meyampaikan bahasa tidak hanya lewat suara melalui bicara tetapi juga bisa melalui media lain seperti gerak badaniah, alat bunyi-bunyian, lukisan, gambar, dsb).

Contoh fungsi bahasa sebagai alat komunikasi lewat gambar :






 Dari gambar disamping termasuk fungsi bahasa sebagai alat komunikasi yang artinya si pembuat ingin mengninformasikan kepada semua orang yang membaca atau melihat gambar tersebut agar tidak merokok di area dimana gambar tersebut dipasang.




Referensi :
http://pustaka.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2010/03/kalimat_dalam_bahasa_indonesia.pdf

Rabu, 03 Juli 2013

BUDAYA ORGANISASI


KONSEP DAN DEFINISI

 Budaya adalah sekumpulan pengetahuan kepercayaan ,seni , moral,hukum,adat dan kapabilitas serta kebiasaan yang diperoleh oleh seseorang sebagai anggota sebuah perkumpulan atau komunitas tertentu , definisi ini lalu berkembang lebih lanjut dalam ilmu sosiologi . bahkan ilmu sosiologilah yang kemudian secara luas menggunakan kata ini untuk menjelaskan berbagai fenomena yang terjadi dalam sebuah kelompok masyarakat atau komunitas tertentu. (Edward B. Tylor (1871))
Dalam ilmu sosiologi , budaya diterjemahkan sebagai kumpulan simbol ,mitos, dan ritual yang penting dalam memanggil atasannya dengan nama belakang sedangkan diindonesia  anggota organisasi biasanya memanggil atasannya dengan awalan “pak”
Budaya organisasi dapat ditelusuri secara langsung kepada variabel variabel yang berhubungan secara struktural ,kini kita dapat berpindah pada pembahasan fungsi budaya organisasi budaya dalam organisasi , diantaranya sebagai berikut
  • Pengikat organisasi (organization binder):

Budaya organisasi berfungsi sebagai pengikat seluruh komponen organisasi terutama pada saat organisasi menghadapi goncangan baik dari dalam ataupun luar akibat adanya perubahan . organisasi yang mempunyai budaya yang kuat akan mampu bertahan dan keluar dari bdadai yang menghantam karena mampu memanfaatkan budaya sebagai penguat bagi organisasi untuk menghadapi beragam hambatan yang menghadang
  • Integrator  :

 budaya organisasi merupakan alat untuk menyatukan beragam sifat dan karakter serta bakat dan kemampuan yang beragam yang ada dalam organisasi
  • Identitas organisasi :

Budaya organisasi merupakan salah satu dari identitas organisasi tersebut .sebagai contoh adalah The Jakarta Consulting Group sendiri . Logo dari The Jakarta Consulting Group adalah orang memanah yang melambangkan kecepatan dan ketepatan ini berarti The Jakarta Consulting Group memiliki identitas organisasi yang mengutamakan kecepatan dan ketepatan
  • Energi untuk mencapai kinerja yang tinggi :

Fungsi budaya organisasi sebagai suntikan energi untuk mencapai kinerja yang tinggi salah satu kredo yang The Jakarta Consulting Group pegang adalah bekerja dalam tim . hal ini kami percayai sebagai suntikan energi untuk menghasilkan hasil (output) yang cepat dan berkualitas . sebab kemampuan dan bakat setiap orang berbeda
  • Ciri kualitas (sign of quality):

Budaya organisasi merupakan representasi dari ciri kualitas yang berlaku dalam organisasi tersebut . kita ambil contoh dengan budaya bekerja di The Jakarta Consulting Group sendiri . telah disebutkan diatas bahwa budaya organisasi yang bekerja di The Jakarta Consulting Group dilakukan secara cepat dan tepat , dalam artian hasilnya cepat terlihat dan kualitasnya terjaga baik
  • Motivator  :

Budaya organisasi juga merupakan pemberi semangat bagi para anggota organisasi . budaya yang kuat akan menjadi motivator yang kuat bagi para anggota organisasinya untuk selalu mengedepankan mutu dan kebersihan restorannya . tercermin dari penerapan sistem saji 60 detik dan penjagaan kebersihan restoran dengan membersihkan kaca setiap hari dan mengepel lantai dalam jangka waktu tertentu
  • Pedoman gaya kepemimpinan :

Budaya organisasi yang telah mengakar kuat dapat menjadi pedoman gaya kepempimpinan yang sesuai untuk kondisi organisasi yang bersangkutan . acap kali sebuah perubahan baik itu yang disengaja ataupun tidak membawa sebuah pandangan baru tentang kepemimpinan . pemimpin dikatakan berhasil apabila mampu membawa anggota organisasi keluar dari polemik krisis akibat perubahan yang terjadi
  • Value enhancer :

Salah satu fungsi organisasi adalah untuk meningkatkan nilai dari para stakeholdernya ini berarti peningkatan nilai baik untuk para anggota organisasi juga bagi pelanggan , pemasok, dan pihak pihak lain yang berhubungan dengan organisasi tersebut , budaya organisasi yang kuat dan meresap akan kuat dalam setiap anggota organisasi akan menjadi salah satu faktor yang mampu meningkatkan nilai bagi para anggota ,pelanggan , pemasok dan pihak lain yang berhubungan dengan organisasi tersebut

TIPOLOGI BUDAYA ORGANISASI

Secara umum budaya organisasi terpilah menjadi dua kutub besar : budaya entreprenuer dan budaya administratif . pemahaman dua klasifikasi dasar budaya organisasi ini akan menuntun kearah pemahaman budaya organisasi secara lebih baik
Dalam jenisnya entrepreaneur dalam setiap aktivitasnya selalu memfokuskan pada peluang peluang baru . hal ini tercermin dalam jiwa kewiraswastaan yang selalu menganggap bahwa dengan menemukan dan memanfaatkan peluang peluang baru tersebut perusahaan akan selalu survive dan terdorong untuk selalu berusaha mencapai sasaran yang berbeda beda dari satu periode ke periode berikutnya . karenanya kegiatan operasional yang terjadi dalam perusahaan sangat dinamis dan membutuhkan sumberdaya manusia yang cepat dalam mengantisipasi perubahan-perubahan internal maupun eksternal . perusahaan akan berusaha memenuhi sarana yang dibutuhkan untuk merealisasikan kegiatan dalam upaya meraih kesuksesan dari peluang baru itu
Perusahaan yang memiliki budaya administratif bertolak belakang dari budaya entrepreneuer , aktivitas yang dilakukan lebih memfokuskan pada peluang peluang yang sudah ada budaya administratif ini memandang bahwa peluang yang diperoleh harusnya terus dipertahankan , karena investasi yang ditanamkan sangat besar , konsekuensinya logisnya perusahaan membutuhkan prosedure pengendalian yang cukup ketat untuk mempertahankan peluang yang sudah diperoleh ini dinamika budaya administratif tidak sedinamis budaya entrepreneur . struktur organisasi juga dengan disesuaikan aktivitas usaha perusahaan yang menganut budaya administratif ini
Tipologi lain yang dikemukaan oleh Deal & Kennedy yang memilah budaya organisasi ke dalam empat kategori budaya berdasarkan dua faktor utama yaitu :
·         Derajat resiko dalam kegiatan bisnis
·         Kecepatan perusahaan atau manajemen dalam mendapatkan umpan balik atas keputusan atau strategi
Keempat kategori budaya tersebut adalah :
  •      The Tough-guy , Macho Culture
  •          The Work Hard Culture
  •          The Bet-Your Company Culture
  •          The Process Culture

Masing-masing kategori budaya tersebut akan dijabarkan menurut beberapa unsur penting yang ada seperti
  •          Derajat resiko dalam kegiatan usaha
  •          Tipe umpan balik yang diperoleh dari setiap keputusan
  •          Tipe perusahaan yang menggunakan budaya tersebut
  •          Perilaku yang ditunjukan oleh tokoh panutan dalam budaya tersebut
  •          Kekuatan sumber daya manusia
  •          Kelemahan sumber daya manusia
  •          Kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh tokoh panutan
  •     Uraian selengkapnya dapat dilihat dalam uraian berikut

The Tough-Guy , Macho Culture

Budaya organisasi kategori ini pada dasarnya memiliki beberapa unsur yang meliputi


a.  Derajat resiko kegiatan usaha                        Tinggi
b.  Jenis umpan balik yang diperoleh                  Cepat
c.   Tipe perusahaan                                           Konstruksi,kosmetik
d.   Perilaku tokoh panutan                                   -memiliki sikap yang tegas
                                                                               -sangat individualis
                                                                         -dapat mentolelir semua atau tidak sama sekali
                                                                         -percaya pada hal-hal takhayul
e.   Kekuatan sumber daya manusia                   Dapat menyelesaikan tugas dalam waktu singkat dan  beroreientasi pada jumlah yang relatif kecil
f.      Kelemahan SDM                                               -tidak belajar dari kesalahan sebelumnya ,
                                                                         -sifat kerja sama diabaikan
                                                                         -segala sesuatu berorientasi pada jangka pendek
g.  Kebiasaan kebiasaan tokoh panutan                  -modis tinggal didaerah elite
                                                                         -suka olahraga yang perorangan
                                                                         -senang berinteraksi secara verbal dari satu orang ke orang lain

daftar pustaka : the Jakarta Consulting Group, Corporate & Organization Culture : the Concept, 531 hal.

Sabtu, 08 Juni 2013

Imbalan hukuman dalam organisasi


Definisi imbalan dibagi menjadi dua:
  •       Imbalan intrinsik

Adalah imbalan yang merupakan bagian dari pekerjaan itu sendiri, imbalan tersebut mencakup rasa penyesalan, prestasi, otonomi, dan pertumbuhan.
  •        Imbalan ekstrinsik


Adalah imbalan yang berasal dari pekerjaan. Imbalan tersebut  mencakup uang, status, promosi, dan rasa hormat.
Definisi hukuman.
Adalah pemberian seatu kejadian atau tindakan yang tidak disukai atau penghapusan suatu kejadian positif setelah adanya tanggapan yang mengurangi frekuensi tanggapan sebelumnya, hukuman didasarkan atas moral bahwa tindakan yang menyakitkan dan harus dihindarkan.
                ( Edward E.Lawler III, 1977:163-226 )

Dampak imbalan dan hukuman pada kinerja organisasi
Dampak imbalan pada kinerja organisasi:
  • Menarik karyawan atau orang yang berkualitas untuk bergabung dengan organisasi;
  •  Mempertahankan karyawan agar tetap bekerja dengan baik;
  •  Memotifasi karyawan untuk mencapai prestasi yang tinggi.


Dampak hukuman pada kinerja organisasi:
  •   Penentuan waktu

Merupaka n hal yang penting, hukuman dapat dilaksanakan selama timbulnya tanggapan yang perlu di hukum atau beberapa  waktu kemudian dari tanggapan.
  •      Intensitas

Hukman mencapai keefektifan yang lebih besar jika stimulus yang tidak disukai itu relatif kuat, maksudnya bahwa hukuman tersebut dapat menghalangi perilaku yang umumnya disukai karena tindakan tersebut terlalu keras.
  •    Penjadwalan

Hukuman tergantung dari penjadwalan, maksudnya bahwa hukuman menjadi efektif bila dilaksanakan berdasarkan jadwal berlanjut.
  •   Kejelasan alasan

Memberikan secara pasti tentang hal hal apa yang tidak boleh dilakukan kepada orang yang bersangkutan.
  •   Tidak bersifat pribadi

Hukuman harus ditunjukan pada suatu tanggapan khusus, hukuman ini kemungkinannya kecil bahwa orang yang dihukum mengalami dampak emosionil sampingan yang tidak diharapkan atau timbul kerenggangan hubungan permanen dengan manager.
                ( E.L. Thorndike, 1883:39 )

Jumat, 03 Mei 2013

ORGANISASI dan PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI


1.KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI.

A.DEFINISI.
Komunikasi dalam Organisasi adalah usaha mendorong orang lain menginterpretasikan pendapat seperti apa yang dikehendakioleh orang yang mempunyaipendapat tersebut. Dengan komunikasi diharapkan diperoleh titik kesamaan saling pengertian. Kemungkinan salah pengertian dengan demikian dapat dihindari.
Karena tidak adanya atau kurang sempurnanya penerimaan mereka yang dihubungi dapat dicegah. Walaupun komunikasi sempurna jarang ada, tetapi orang perlu berusaha sedapat mungkin melakukan hal itu. Andaikata tidak, dia tentu tak akan berhasil menjalankan fungsinya. Apalagi sebagai manajer yang memimpin.
( James G.March Herbert A.Simon, N.V., 1958)

B.JENIS – JENIS PROSES ORGANISASI.
Jenis - jenis atau model struktur organisasi merupakan perwujudan yang menunjukan hubungan diantara fungsi – fungsi didalam suatu organisasi serta wewenang dan tanggung jawab setiap anggota yang menjalankan tugas. Model struktur yang dikenal sebagai berikut :

1.Model Tradisional
Organisasi Tradisional dan Lingkungannya. Sruktur tradisional dirancang terutama untuk lingkungan uang stabil dan perubahan -perubahan yang terjadi didalamnya dapat diperkirakan.Organisasi - organisasi  seperti ini efisien atau tidak tergantung paling tidak pada dua faktor : (1) jumlah energy organisasional yang diperlukan untuk menjaga struktur dalam menghadapi, tekanan -tekanan  internal dan eksternal dan (2) derajat penggunaan kemampuan berbagai sumber  daya oleh struktur yang mencakup kemampuan semua anggotanya. Struktur organisasi tradisional cnderung menjadi tidak efisien  dalam lingkngan yang sangat bergejolak, baik dalam kualitas tanggapannya terhadap berbagai permintaan lingkungan  dan dalam pengertian  energy - energy yang harus  dikeluarkan untuk menjaga kelangsungan dirinya. Struktur tradisional akan efisien dalam kondisi lingkungan yang stabil , bila asumsi - asumsi yang berkaitan dengan sikap dan kemampuan para anggota sebagai landasan bentuk srukturnya adalah akurat.

2.Model Hubungan Manusiawi.
Organisasi hubungan manusiawi dan lingkungannya. Teori -teori hubungan manusiawi tidak menolak secara mendasar bentuk seperti “mesin” pada struktur tradisional. Pemikiran – pemikirannya ditujukan erutama pada proses penyediaan minyak pelumas pada mesin – mesin tersebut,yaitu bagaimana “meminyaki” terjadinya friksi – friksi diantara orang – orang dan kelompok – kelompok .
Secara ringkas, inti konsep hubungan manusiawi tidak berurusan langsung dengan struktur organisasi. Struktur diterima  sebagai suatu pemberian yang sudah tertentu. Suatu lingkungan dimana Nampak sikap dan perilaku antar pribadi. Teori – teori hubungan manusiawi terutama lebih dimaksudkan sebagai usaha penyediaan sejumlah teknik dan mekanisme bagi para manajer, yang akan membantu mereka dan para bawahannya untuk menyesuiakan diri dengan batasan – batasan struktur yang ada daripada hanya sekedar menyediakan prinsip – prinsip untuk mengarahkan perancangan itu sendiri.

3.Sumber Daya Manusia
Model sumber daya manusia pada struktur organisasi, walaupun abstrak, namun jelas.model ini berpendapat bahwa hakekatnya manusia mempunyai kemampuan untuk mempelajari  pengarahan dan pengendalian diri lebih kreatif daripada pekerjaan mereka sekarang,dan bahwa tugas manajer adalah menciptakan suatu lingkungan dimana mereka dapat meningkatkansumbangan kapasitasnya pada organisasi. Jadi, implikasi utama adalah bahwa manajemen  harus merancang suatu struktur yang berlawanan dengan hirarki tradisional.
(Rensis Likert, Mc Graw-Hill, NewYork,1967)

Implikasi Managerial
Pengaruh organisasi informal pada organisasi formal, secara tradisional manajer memandang organisasi informal sebagai penganggu organisasi formal namun pendapat itu tidak benar sepenuhnya.

Manfaat Organisasi informal secara garis besar :
  •  Dukungan terhadap tujuan organisasi
  •  Alat komunikasi tambahan
  •  Alat pemuas kebutuhan  social
  • Membantu manajer yang kurang mampu.


Disfunction atau peran salah organisasi informal :
  •      Desas- desus
  •           Penolakan terhadap perubahan
  •        Penyesuaian terhadap kelompok.

Manajer akan melakukan hal sis-sia bila dia menolak dan menghapuskan organisasi informal karena ini akan menimbulkan konflik yang terus menerus. Jadi organisasi informal bukan dimaksudkan untuk berperan dominan dalam suatu organisasi, tetapi yang penting bagi manajer adalah mengusahakan agar organisasi informal dan formal dapat bekerja sama. Organisasi formal lebih memusatkan perhatian pada upaya untuk memelihara kesatua agar tercapai tujuan organisasi dan organisasi informal memberikan perpaduan,kerja sama dan kepuasan social bagi araanggota organisasi.



2.PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI.

A.DEFINISI.
Pengambilan keputusan , sebagai bagian kunci kegiatan manajer, merupakan proses melalui mana serangkaian kegiatan yang dipilih, dimana hal ini mencerminkan alternatif tindakan terbaik bagi penyelesaian masalah. Proses pengambilan keputusan mencangkup bebrapa langkah. Langkah-langkah atau tahap-tahap dalam proses pengambilan keputusan ini dikemukan menurut Herbert A Simon, proses pengambilan keputusan pada hakekatnya terdiri atas tiga langkah utama, yaitu :
  1.        Kegiatan intelijen. Dibawa dari pengertian intelijen yang digunakan militer, langkah awal ini menyangkut pencarian berbagai kondisi lingkungan yang diperlukan bagi keputusan.
  2.         Kegiatan Desain.  Dalam tahap kedua ini, pembuatan, pengembangan dan penganalisaanberbagai rangkaian kegiatan yang mungkin, dilakukan.
  3.           Kegiatan Pemilihan.  Tahap ketiga da Terakhir adalah pemilihan serangkaian kegiatan tertentu dari alternatif-alternatif yang tersedia.

(Herbert A.Simon,Harper and Row Publisher,Inc.,New York, 1960)

B.JENIS-JENIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN .
Sarana hasil akhir (means-ends) adalah definisi rasionalitas yang paling sering digunakan dalam pengambilan keputusan. Bila sarana-sarana (atau peralatan) dipilih secara tepat untuk mencapai berbagai hasil akhir yang diinginkan, keputusan dikatakan rasional.
(Herbert A.Simon,The Macmillan Company,New York,1957)

Satu cara untuk memperjelas rasionalitas sarana hasil akhir adalah dengan menambahkan berbagai kata keterangan yang sesuai pada berbagai tipe rasionalitas.Jadi, suatu keputusan disebut :
  •             Rasional obyektif. Adalah bila keputusan tersebutdapat memaksimumkan nilai-nilaitertentu dala suatu situasi tertentu.
  •             Rasional subyektif. Dapat digunakan bila keputusan memaksimumkanperolehan relative pengetahuan akan subyek tertentu.
  •       Rasional Sadar. Mungkin diterapkan untuk keputusan-keputusan dimana berbagai penyesuaian sarana terhadap hasil akhir merupakan proses yang dilakukan dengan sadar.
  •        Rasional Sengaja. Bila penyesuaian-penyesuaian sarana terhadap hasil akhir dicoba dengan sengaja oleh individu atau organisasi.


C.Faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan .
Masalah-masalah yang muncul dalam pengambilan keputusan biasa terjadi di organisasi modern yaitu kretifitas, motivasi dan penerimaan. Sehingga manajer harus memerlukan teknik-teknik dan bukan hanya perhitungan, teknik kuantitatif meskipun mungkin memberikan derajat nasionalisasi dan bantuan tertentu kepada pembuat keputusan akan menyebabkan hasil yang tidak efektif dan atau salah arah.

TEKNIK-TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN.

1.Teknik –teknik kreatif
Tipe pendekatan ini mencoba untuk memanfaatkansemua hal yang tersedia untuk membantu individu dalam pengambilan keputusan kreatif. Empat pedoman sebagai alat bantu stimulasi kreativitas yang cukup representative dikemukakan olehNewman, Summer,dan Warren sebagai berikut :
  •    Sadari berbagai hambatan psikologis, terutama rintangan budaya dan persepsual;
  •    Coba merubah atribut-atributdengan pemusatan perhatianpada satu atribut masalah pada waktu  tertentu terutama atribut kunci; dan
  •   Waspada terhadap penemuan-penemuan tak sengaja.
  •    Sadari bahwa komputermempunyai potensi untuk menjadi pelengkap otak manusia dalam tahap-tahap tertentuproses kreatif.


Ada dua teknik dalam kelompok teknik kreatif ( Brainstorming dan Synectics).
  •   Brainstorming, teknik ini berusaha untuk menggali dan mendapatkan kreatifitas maksimum dari                       kelompok dengan memberikan kesempatan para anggotauntuk melontarkan ide-idenya.
  •  Synectics,didasarkan pada asumsi bahwa proses kreatif dapat dijabarkan dan diajarkan, dan                      dimaksudkan untuk meningkatkan keluaran (output)kreatif individual dan kelompok.

2.Teknik-teknik partisipatif
Partisipasi sebagai suatu teknik berarti bahwa individu-individu atau kelompok-kelompokdilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.
Teknik-teknik partisipatif dapat diterapkan secara informal dengan basis individual atau kelompok atau dengan basis program formal. Teknik-teknik partisipasi individual adalah berbagai teknik dengan mana bawahan entah bagaimana mempengaruhi pengambilan keputusan atasan. Sedangkan Partisipasi Kelompok menggunakan teknik-teknik konsultatif dan Demokratik.

3.Teknik-teknik Pengambilan keputusan Modern
Dalam era computer sekarang ini . berbagai metode kuantitatif untuk pengambilan keputusan telah sangat berkembang.

Teknik-teknik Modern yang akan dibahas berikut adalah 
  •   Teknik Delphi.  Meskipun Delphi pertama kali dikembangkan oleh N. C. Dalkey dan rekan-rekannya dalam tahun 1950, baru pada decade sekarang menjadi terkenal sebagai suatu teknik untuk membantu pengambilan keputusan-keputusan yang mengandung esiko dan ketidakpastian, missal forecasting jangka panjang.
  •  Teknik Kelompok Nominal,  suatu teknik modern lain yang berhubungan erat dengan Delphi adalah teknik kelompok nominal (nominal group technique) atau sering disebut proses pengambilan keputusan kelompok NGT.

(A.L. Delbecq, A.H. Van de Ven,dan D.H Gustafson, Glenview,III.,1975)

Selasa, 27 November 2012

analisa pada PT.SITEKNO WEBMATIC

Pengertian PT

 Perseroan terbatas merupakan  organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya.

 setelah kita mengetahui pengertian PT, maka saya akan menganalisa suatu perusahaan yg bernama PT.SITEKNO WEBMATIC. perusahaan ini bergerak di bidang jasa teknologi informasi, multimedia distributor yang berhubungan dengan software, word processing, web developer, web hosting serta kegiatan usaha terkait.

 PT.SITEKNO adalah perusahaan legal yang sudah mendapatkan pengesahan badan hukum perseroan berdasarkan keputusan menteri hukum dan hak asasi manusia Republik Indonesia No. AHU-94268.A.H.01.01.Tahun 2008 dan Daftar Perseroan Nomor AHU-0119152.AH.01.09 Tahun 2008.
Dengan semua legalitas dan pendukung yang ada kami mempersembahkan sebuah karya anak bangsa yaitu SITEKNO WEBMATIC ONLINE ADVERTISER SOLUTION.

Sebuah program yang luar biasa yang akan memudahkan semua orang untuk mengiklankan bisnis atau produk yang dimiliki di ribuan website yang ada di sitekno dan langsung akan mendapatkan sebuah website dengan domain sendiri untuk menampilkan keterangan bisnis atau produknya. WEBMATIC SITEKNO adalah revolusi baru dalam pembuatan Website atau Blog, dengan system Otomatisasi Domain dan otomatisasi advertiser ke ribuan website, website siap pakai, Harga yang sangat terjangkau (Rp.350.000,-) dan tentunya juga dengan bisnis yang siap untuk di aplikasikan dan di jalankan oleh semua member Sitekno. Sebagai perusahaan yang sedang tumbuh dan berkembang dengan semangat entrepreneurship, komitmen pada kualitas dan pelayanan. Kepuasan dan kesuksesan pelanggan adalah tujuan utama kami.

Perusahaan ini memiliki visi :

  • Berjuang bersama-sama mencerdaskan bangsa dibidang IT melalui media website untuk mengangkat potensi serta citra diri bangsa dimata internasional.
dan misi :

  • Menciptakan masyarakat yang sadar akan pentingnya Teknologi Informasi dalam menyikapi globalisasi dan mengarahkan dari pengguna internet konsumtif menjadi pengguna internet yang produktif.
 

          Struktur organisasi yang ada di PT.SITEKNO WEBMATIC menggunakan struktur organisasi lini. Organisasi lini adalah pimpinan mempunyai perintah atau suatu bentuk organsiasi yang di dalamnya terdapat garis wewenang yang menghubungkan langsung secara vertikal antara atasan dengan bawahan.

inilah salah satu perseroan terbatas (PT) yang saya analisa dalam tugas yang dosen berikan. Terima kasih......     

 Ckekekeke



Perseroan terbatas (PT) adalah suatu perusahaan yang memperoleh modal dengan mengeluarkan surat-surat sero (saham). Tiap-tiap pesero memiliki satu sero atau lebih yang mempunyai tanggung jawab terbatas hanya pada modal yang diikutsertakan dalam perusahaan. PT adalah badan udaha yang bertujuan mencari keuntungan dan mencapai tujuannya.

Sumber: http://id.shvoong.com/business-management/investing/2076220-pengertian-pt/#ixzz2DTyq1ci0
Perseroan terbatas (PT) adalah suatu perusahaan yang memperoleh modal dengan mengeluarkan surat-surat sero (saham). Tiap-tiap pesero memiliki satu sero atau lebih yang mempunyai tanggung jawab terbatas hanya pada modal yang diikutsertakan dalam perusahaan. PT adalah badan udaha yang bertujuan mencari keuntungan dan mencapai tujuannya.

Sumber: http://id.shvoong.com/business-management/investing/2076220-pengertian-pt/#ixzz2DTyq1ci0
Perseroan terbatas (PT) adalah suatu perusahaan yang memperoleh modal dengan mengeluarkan surat-surat sero (saham). Tiap-tiap pesero memiliki satu sero atau lebih yang mempunyai tanggung jawab terbatas hanya pada modal yang diikutsertakan dalam perusahaan. PT adalah badan udaha yang bertujuan mencari keuntungan dan mencapai tujuannya.

Senin, 01 Oktober 2012

PENGALAMAN ORGANISASI

 Organisasi identik dengan sekelompok individu yang terstruktur dan sistematis yang berada dalam sebuah sistem. Pengertian organisasi adalah wadah untuk sekelompok individu berinteraksi dalam wewenang tertentu. Organisasi yang dibentuk terdiri dari berbagai kelompok yang memiliki kepentingan yang sama untuk mewujudkan tujuan bersama.





dan berikut saya akan menceritakan pengalaman saya yang pernah saya ikuti :
Pertama saya mengikuti Organisasi itu semenjak saya SMP.
Di SMP saya mengikuti Pramuka, dikarenakan mereka sangat kompak dalam melakukan baris-berbaris. di pramuka saya dan teman-teman banyak sekali berpatisipasi mengikuti lomba, sampai ketingkat Propinsi.
Sudah berapa puluh piala kami sumbangkan untuk sekolah kami dari ajang perlombaan Pramuka tersebut.




Kedua saya melanjutkan Organisasi lagi SMA.
Saat saya duduk di SMA saya pernah ikut serta dalam organisasi Rohani Islam (ROHIS). Dalam perjalanannya ROHIS di sekolah saya adalah organisasi yang paling aktif dengan berbagai jenis Agenda acara. Setiap acaranya kami selalu membentuk kepanitiaan baru dengan memberi kesempatan kepada para pengurus ROHIS untuk merasakan menjadi panitia yang bebeda – beda.
Dalam setiap oragnisasi pastilah tak luput dari yang namanya konflik, karena organisasi terbentuk dari banyak orang dengan pemikiran yang berbeda – beda namun satu tujuan. Konflik yang sering timbul biasanya dilatarbelakangi atas perbedaan pendapat. Selain itu konflik yang kadang terjadi adalah perselisihan yang terjadi dikarenakan jiwa – jiwa muda yang labil yang gampang sekali terjadi perselisihan. Namun dengan adanya tututan profesionalisme maka semua hal tersebut musnah dengan sendirinya.

Sekarang saya kuliah dan tidak mengikuti Organisasi sama sekali. Mungkin dikarenakan dengan banyaknya tugas-tugas dari dosen hingga tak sempat mengikuti organisasi yang ada di tempat perkuliahan saya.

Inilah masa-masa pengalaman Organisasi saya yang pernah saya ikuti.
Terima kasih....
Ckekekeke